Thứ Tư, 13 tháng 4, 2011

Pentingnya Rasa Gengsi dan Harga Diri

Ada saatnya kita pasti pernah berpikir atau  merenungkan sesuatu yang membuat diri kita terlalu egois, dan sering mementingkan diri kita sendiri tanpa menyadari, ternyata harga diri kita tidak secara langsung tidak ada harganya lagi di mata orang lain disebabkan kita terlalu picik dalam menyikapi semua yang kita miliki. Sebenarnya Gengsi dan Harga Diri mempunyai arti yang sama, tetapi dalam penerapannya dalam hidup kita seringkali diartikan berbeda.

gengsi harga diri

Pertama-tama, mari kita lihat terlebih dahulu arti dari kedua kata itu menurut pengertian kamus besar bahasa Indonesia, gengsi adalah “kehormatan dan pengaruh; harga diri; martabat”, sedangkan harga diri adalah “kesadaran akan berapa besar nilai yg diberikan kepada diri sendiri”. Tapi saya seringkali melihat kejadian-kejadian di mana orang-orang lebih mementingkan “Gengsinya” dibandingkan hal-hal yang jauh lebih penting, tetapi berani mengorbankan “Harga Dirinya” hanya untuk hal-hal yang sepele.

Saya beri beberapa contoh yang biasa terlihat dalam kehidupan kita sehari-hari.
  1. Ketika ada dua orang sahabat yang persahabatannya hancur karena masalah sepele. Seringkali terjadi persahabatan hancur karena masing-masing pihak tidak mau mengalah dan mempertahankan “Gengsi” masing-masing sambil di dalam hati berpikir. “Untuk apa saya minta maaf kepada dia? Toh dia yang salah???” Atau salah 1 pihak tidak mau memberi maaf kepada pihak lain dan juga sebaliknya, pihak lain tidak mau menyadari kesalahannya dan meminta maaf kepada pihak lain. Akhirnya persahabatan yang telah dibina bertahun-tahun retak dan sahabat itu menjadi musuh bahkan pura-pura saling tidak kenal 1 sama lain.
  2. Kebanyakan orang-orang jaman sekarang lebih memilih barang-barang bermerk mahal tanpa memperlihatkan keadaan ekonominya. Banyak orang yang rela membeli baju-baju bermerk, jam tangan bermerk, sepatu bermerk demi mempertahankan Gengsi. Bahkan ada yang rela mengorbankan makan-makanan yang tidak sehat dibandingkan tidak membeli barang-barang bermerk. Seringkali orang-orang memaksakan keinginan mereka yang terlalu “berlebihan” tanpa memperhatikan segi-segi lain yang lebih penting.
    Memang tidak salah untuk membeli barang-barang bermerk, apabila keadaan ekonomi kita mencukupi tanpa perlu memaksakan “keadaan” yang tidak mendukung. Tetapi pengertian orang jaman sekarang sudah berbalik. Mereka merasa bahwa “Dengan saya menggunakan barang-barang bermerk, orang lain pasti akan jauh menghargai saya.”
  3. Jaman sekarang di kota-kota besar semakin lama semakin bermunculan para pengemis mulai dari anak kecil, anak muda dan juga orang dewasa. Mereka bahkan meminta-minta bukan karena mereka tidak mampu, tetapi telah menjadi kebiasaan dan bahkan sudah menjadi pekerjaan mereka untuk menjadi pengemis. Jelas sekali dalam kejadian ini, orang-orang itu rela mengorbankan “Harga Diri” mereka tanpa memandang ke dalam diri mereka bahwa mereka mampu untuk bisa menghasilkan penghasilan sendiri dengan kemampuan mereka.
    Kalau melihat dari ke-tiga contoh di atas, hal yang negative berubah pandangannya menjadi positive. Tetapi ada juga contoh-contoh yang seharusnya positive berubah pandangannya menjadi negative.
  4. Pernahkah anda semua mengalami kejadian di dalam suatu organisasi, ketika kita diminta tolong oleh anggota organisasi lain untuk meminta bantuan dana kepada orang lain demi kelangsungan kegiatan yang akan diselenggarakan? Biasanya kebanyakan orang langsung menolak pekerjaan itu dengan menjawab, “Ah.. nggak mau ah.. gengsi dong saya buat minta-minta gitu…”
  5. Dari jawaban itu, seringkali pikiran kita terkecoh akan hal bahwa dengan kita meminta tolong orang lain untuk mendanai kegiatan kita, kita berpikir bahwa diri kita sama dengan pengemis. Pikiran itu haruslah kita buang jauh-jauh… Mengapa?
Coba kita bayangkan apabila kita lebih memilih “gengsi” kita tanpa melihat kepentingan orang banyak, pasti acara itu tidak bisa berlangsung dengan lancar dan juga kita gagal sebagai anggota organisasi. Tetapi apabila kita mengganti pikiran kita dengan berpikir bahwa “Kesuksesan kegiatan juga merupakan kesuksesan saya.” Dengan kesuksesan itu, secara tidak langsung “harga diri” kita juga bisa lebih meningkat tidak hanya di mata diri sendiri, tetapi juga di mata orang lain.

Dengan keempat contoh di atas bisa kita simpulkan bahwa sebenarnya “harga diri” seseorang akan lebih bernilai di mata orang lain, apabila diri kita pribadi bisa menghargai diri kita sendiri dengan memaksimalkan potensi yang ada di dalam diri kita. Bukan semata karena untuk dihargai orang lain, kita melupakan aspek-aspek yang jauh lebih penting.

Untuk apa banyak harta, tetapi keluarga hancur dan kesehatan tidak baik? Untuk apa kita membeli banyak barang yang mahal-mahal hanya untuk dilihat orang bahwa kita kaya, tetapi diri sendiri berkesusahan?

Masalah “Gengsi” dan “Harga Diri” ini bisa kita atasi dengan :
  1. Menerapkan aspek-aspek positif dalam kehidupan kita. 
  2. Menjalankan hidup kita dengan wajar tanpa memaksakan sesuatu yang masih kita belum bisa capai. 
  3. Bisa mengoptimalkan kemampuan yang ada di dalam diri kita tanpa pantang menyerah.
Jadi kesimpulannya, dengan kita bisa meningkatkan harga diri kita, otomatis gengsi kita di mata orang lain juga turut meningkat.

Thứ Hai, 11 tháng 4, 2011

Membuat Recent Comment di Blog

recent comment
Sudah lama sekali saya tidak menulis tentang tutorial blog, kali ini saya akan mencoba memberikan satu lagi penjelasan tentang cara membuat recent post di blog. Sebenarnya tutorial ini jadul dan sudah banyak beredar di internet, tapi apa salahnya jika saya tulis kembali. Recent comment atau komentar terbaru adalah sebuah fungsi untuk menampilkan komentar terbaru secara real-time pada blog kita. Jadi jika ada pengunjung yang berkomentar di postingan kita maka kita bisa langsung tahu dan bisa langsung untuk menanggapinya. Cara ini sangat berguna bagi blog yang sering mendapat komentar.

Sebenarnya ada cara lain untuk mengetahui komentar masuk yaitu dengan fasilitas pemberitahuan komentar via email yang disediakan oleh blogger. Namun cara ini kurang efektif karena kita harus selalu login ke email untuk mengeceknya. Tunggu apa lagi, langsung saja pada langkah-langkah pembuatannya :
  1. Masuk ke blogger dengan akun anda.
  2. Kemudian pilih halaman tata letak (Layout)
  3. Pilih elemen laman >> pilih add a gadget (tambah gadget)
  4. Kemudian pilih HTML/Javascript
  5. Copy paste code di bawah ini
    <div style="overflow: auto;width: 200px;height: 300px; text-align: left; ">
    <script style="text/javascript" src="http://www.geocities.com/oom_directory/recentcomments.txt"></script><script style="text/javascript">var numcomments = 5;var showcommentdate = true;var showposttitle = true;var numchars = 100;var standardstyling = true;</script><script src="http://creatingwebsite-maskolis.blogspot.com/feeds/comments/default?alt=json-in-script&callback=showrecentcomments"></script>
    </div>
    Keterangan :
    Widht:200px; adalah lebar dari kotak recent comment, boleh dirubah sesuai selera masing-masing;
    Height:300px; adalah tinggi kotak recent comment, boleh juga dirubah sesuai selera masing-masing;
    Angka “5 adalah jumlah komentar yang akan tampil pada kotak recent comment, ini juga boleh dirubah sesuai selera masing-masing;
    URL Blog Saya harus diganti dengan URL blog Anda.
  6.  Terakhir yang mesti anda lakukan ada simpan atau save
Berhubungan saya lagi buru-buru saya akhiri dulu tutorial membuat recent comment ini, sangat sederhana hanya untuk mengisi waktu istirahat makan siang. Lain kali kita sambung lagi dengan tutorial baru dengan tema yang baru pula. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Chủ Nhật, 10 tháng 4, 2011

Baca Aja, Jangan Berkomentar

Yang kita maksud dengan SDM (sumber daya manusia) selama ini sesungguhnya adalah SDIM atau sumber daya industrial (pada) manusia. Term SDM tidak lahir misalnya dari arena kebudayaan atau keberbudayaan, di mana sumber daya primer yang dimaksudkan adalah potensi kepribadian seseorang dalam kaitan-kaitan kebersamaan makhluk hidup: integritas dan kasih sayang sosialnya, kesalehan hatinya, empati dan toleransinya kepada orang lain, akhlak dan tasammuh-nya.

SDM maskolis

Istilah ‘sumber daya manusia’ lahir dari wilayah dan keperluan industri. Industrialisasi, yang kemudian menjadi ‘ideologi’ industrialisme, lahir dari suatu visi dan versi pandangan yang dominan mengenai yang disebut perkembangan dan kemajuan hidup. Maka tekanan makna sumber daya manusia adalah (software-nya) daya manajerial dan profesionalisme, serta (hardware-nya) keterampilan kerja. Ditambah faktor-faktor psikologis yang secara khusus diperlukan oleh mekanisme industri: etos kerja, disiplin, semangat untuk maju, yang di sana sini berbias dengan keserakahan. Konsep sumber daya manusia mengaksentuasikan diri pada kesanggupan untuk produktif. Kejujuran diperlukan di sejumlah sisi dengan kadar tertentu. Kebaikan hati sering bertolak belakang dengan efisiensi. Kasih sayang kemanusiaan bisa menghalangi efektivitas.

Jika Anda rewel dengan membawa-bawa esensi paling dalam dari nilai agama, yaitu zuhud (kesanggupan untuk mendayagunakan ‘materi’ sejauh dan sebatas keperluan sejati manusia hidup), itu sungguh-sungguh akan merepotkan organisasi dan manajemen tempat kerja Anda. Kalau salah manajemen bisa-bisa menjegal arus heboh kita semua dalam membangun masa depan perekonomian besar Asia Pasifik abad 21. Apalagi kalau konsep zuhud disalah-terapkan menjadi budaya anti-materi.

Dengan demikian konsep sumber daya manusia yang sangat gegap gempita kita sosialisasikan di pergantian abad ini, pada hakikatnya berbeda prinsip dengan jargon lain yang kita sebut pembangunan manusia Indonesia seutuhnya (MIS). Atau begini kita memahaminya: ‘sumber daya manusia’ benar-benar merupakan tema konkret, sebagaimana ekonomi dan industri, bersama kekuasaan dan birokrasi, adalah benar-benar realitas – terhadap mana makhluk yang berjudul manusia harus mengabdi.

Sementara ‘membangun manusia Indonesia seutuhnya’ bukan bahasa dari realitas dan kemungkinan besar memang tidak diperlukan oleh realitas. Justru yang sebenarnya sedang kita selenggarakan adalah metoda reduksi atas keutuhan manusia. Untuk profesionalisasi, efektivisasi dan efisiensi peradaban industri, manusia harus kita bawa ke ‘bengkel’, kita optimalkan sejumlah potensinya dan kita mandulkan potensi-potensi yang lain padanya.

‘Manusia Indonesia seutuhnya’ (MIS) adalah sebuah nyanyian. Sebuah retorika. Suatu jenis entertainment untuk meninabobokan hati kekanak-kanakan kita. Juga suatu kosmetika yang siapa pun tak akan menagih substansi darinya. Oleh karena itu MIS tidak memerlukan perangkat sejarah apa-apa. Tidak butuh departemen, lembaga, kurikulum dan biaya.

Di alam teori SDM kita jumpai perbenturannya dengan MIS. Tapi dalam realitas, kemungkinan benturan semacam itu diam-diam kita sepakati untuk kita hindarkan bersama-sama. Kita dilahirkan oleh orangtua kita menjadi warga suatu negeri, tidak terutama untuk menjadi orang saleh meskipun profesinya ‘hanya’ satpam, tidak untuk menjadi orang baik hati meskipun pekerjaannya ‘sekadar’ buruh tani, serta tidak untuk menjadi manusia penuh kasih sayang yang menomorsatukan kebersamaan meskipun kedudukannya ‘cuma’ tukang angkut barang di terminal.

Kita juga dididik dengan kurikulum-kurikulum resmi dan biaya besar tidak terutama untuk menjadi manusia Indonesia seutuhnya. Boleh egois, asal skilled. Boleh individualistis, asal produktif pada spesialisasi tugasnya. Asal bisa mengerjakan soal ujian, lulus, meskipun bakat malingnya besar. Etos kerja tinggi jangan dikontrol oleh ketidak-rakusan. Tak perlu kita kembangkan perangkat ilmu dan moralitas yang membedakan detail perbedaan antara semangat tinggi dengan keserakahan, progresivitas dengan mendongkel mitra kerja, profesionalisme dan animality, atau rasionalitas bisnis dengan ketegaan hati.

Sebab kita disuruh lahir semata-mata to have. Atau lahir untuk to be, sehingga have. Have apa? Barang-barang harian yang standarlah, syukur yang melebihi semua tetangga, tetangga se-Indonesia. Maka be close-close-lah to Pak Anu atau Oom Ini. Ikut sajalah apa maunya. Mono-loyalitas? Ayo. Suruh pakai baju warna apa? Ayo saja. Kalau perlu disuruh menggusur paksa atau kasih pelajaran kepada si mbalelo itu, I’m ready. Kita butuh makan, Brur. Kalau Ente sih lahir cenger sudah dapat warisan macam-macam. Jangan samakan. Yes you, me it is, sorrow! – Iya kamu! Saya ini sengsara (bahasa Jawa = soro)!

Tentu Anda mafhum tema di belakang dialog itu adalah bahwa kalaupun ‘reduksionisme’ atas manusia kita relakan, aktualisasi SDM tidak lantas dengan sendirinya mulus dan beres. Kita masih punya ‘kekayaan’ sejarah lain yang bernama feodalisme, neo-ultra-feodalisme, nepotisme, koneksisme -yang dari kandungannya lahir banyak kasus-kasus besar kolusi dan korupsi.

Thứ Bảy, 9 tháng 4, 2011

Jangan Dibaca Nggak Penting 2 [Tuhan Disaingi Manusia]

Kegelapan sosial pada hakekatnya bersifat horisontal. Ada juga yang bertikai soal kegelapan spiritual, kegelapan teologis. Terlanjur bikin setting negara ber-Tuhan, tapi wacana tentang Tuhan dan ajarannya hanya dispekulasikan. Tuhan bahkan dikarang atau diciptakan sendiri. Tuhan harus ‘ngikut’ macam-macam pendapat manusia tentang diri-Nya. Tuhan sendiri tidak pernah ditanyai. Seakan-akan manusia menemukan Tuhan melalui riset akademis dan investigasi ilmiah. Seakan-akan manusia sanggup mengenali Tuhan, malaikat, sorga, neraka, konsep dosa dan pahala, setan, jin, malaikat dan lain sebagainya, melalui upaya prestatif manusia sendiri.

Di ujung seluruh kenyataan itu, benturan yang dialami manusia adalah soal kebahagiaan yang sejati. Persyaratan untuk bahagia tidak secara mendasar dipenuhi. Tidak berlangsung pendidikan sejarah yang mendorong dan menolong manusia untuk menemukan dirinya dalam koordinat kenyataan hidup di mana ia terletak. Manusia juga menjadi tidak memiliki peluang untuk memahami dan mengadaptasikan dirinya pada syariat sosial, sehingga ia temukan pula pola manajemen dirinya secara baik.

Istilah syariat sosial sengaja dipakai untuk memudahkan assosiasi pembedaan antara tata nilai horisontal dengan tata nilai vertikal, serta komprehensi dan interdependensi antara keduanya. Untuk mencapai kebahagiaan, umumnya orang mengandalkan tiga-ta: harta, tahta, dan wanita. Masalahnya adalah ada perbedaan serius antara tolok ukur horisontal mengenai tiga hal itu dengan tolok ukur vertikal. Apa yang dalam syariat horisontal disebut menguntungkan, menurut tolok ukur vertikal merugikan. Melakukan shalat itu tidak produktif, wasting time dan ngoyoworo, menurut mata pandang horisontal, kecuali kalau shalat merupakan syarat agar tender kita menangkan. Mendapatkan uang banyak dan memasukkannya ke kantong, menurut tolok ukur horisontal ada keuntungan, yang berakibat kegembiraan. Tapi mengeluarkan uang dari kantong tanpa disertai janji laba horisontal apa-apa, menurut syariat vertikal, adalah sebuah keberuntungan, kelegaan dan kegembiraan.

Itu sekedar contoh sederhana. Manusia tampaknya cenderung mempersaingkan dirinya dengan Tuhan dalam konsep, wacana, dan manifestasi tentang kebahagiaan. Dan Tuhan tampaknya cool-cool saja membiarkan diri-Nya disaingi. Manusia menempuh, mengejar, merampas, segala sesuatu yang ia anggap sebagai onderdil kebahagiaan, padahal Tuhan berkata sebaliknya. Kelak manusia terjebak dan frustrasi sendiri di masa tuanya, kemudian membungkuk-bungkuk minta ampun, dan  Tuhan menyediakan lima sifat pengampun pula.

Hanya Abu Nawas yang sanggup mengalahkan Tuhan soal harta dan kebahagiaan. Ia teriak-teriak bahwa ia lebih kaya dari Tuhan. Setelah ditangkap polisi ia berargumentasi: "Menurut Tuhan harta yang termahal adalah anak yang saleh. Dan saya punya 12 anak yang saleh salehah, sedangkan Tuhan tak punya
satu pun".

Jangan Dibaca Nggak Penting

Dalam diri manusia kita mendaftari apa penyakit-penyakit kita sebagai manusia, sebagai warganegara, sebagai individu atau makhluk sosial, sebagai masyarakat, sebagai bangsa dan seterusnya. Kita identifikasi bersama, kita rekapitulasi, dipetakan, dihitung, dianalisis, dipelajari itu semua mana yang bisa disembuhkan, mana yang sangat lama baru mungkin bisa sembuh, serta mana yang mustahil sembuh. Misalnya, kita sedang hidup di sebuah kehidupan bernegara dan bermasyarakat yang tidak ada rumusnya. Tidak ada logikanya, tidak ada koneksi nilai antara dua keadaan yang bersamaan atau berurutan. Jangan dipikir gula pasti manis atau garam pasti asin. Gula tidak mesti manis. Intelektual tidak mesti mampu berpikir.

maskolis

Ulama tidak pasti tidak jahat. Sarjana tidak pasti pinter. Kiai tidak dijamin bukan penipu. Ustadz yang memimpin rombongan haji tidak pasti bukan pemeras. Demokrasi bisa jadi malah lebih otoriter meskipun tetap disebut dan diyakini sebagai demokrasi. Reformasi sangat tidak kalah pembohongnya dibanding orde lama ataupun orde baru.

Otonomi daerah tidak dijamin merupakan wujud distribusi kekuasaan dan perluasan pemerataan otoritas hidup; bisa jadi malah berarti memperbanyak jumlah maling, pencopet dan perampok. Coba sebut satu wakil rakyat saja yang mewakili rakyat. Coba pada bagian sejarah yang mana Indonesia disejahterakan dan ditenteramkan dan didamaikan oleh adanya parpol-parpol.

Coba katakan apakah sesudah naik haji dijamin kelakuan seseorang menjadi bertambah baik. Apakah meningkatnya jumlah orang shalat, puasa dan naik haji berbanding sejajar dengan meningkatkan kebaikan, kebenaran dan kesejahteraan di dalam kehidupan masyarakat.

Maaf maaf........... seorang presiden dijadikan seorang presiden tidak pasti karena ia yang terbaik atau yang paling dewasa paling punya visi paling arif paling negawaran atau paling-paling lainnya di antara orang-orang yang lain. Demikian juga kalau seseorang menjadi lurah, camat, walikota, bupati, gubernur, menteri, dirjen atau pejabat apapun meskipun kita menyebut mereka gula, tapi jangan mimpi bahwa mereka pasti manis.

Maaf maaf............di negara ini Rendra yang besar prestasinya kalah penting dibanding Mandra. Taufiq Ismail kalah penting dibanding Timbul. Sutardji Calzoum Bachri kalah penting dibanding Tukul Ini kalau kita omong kebudayaan. Coba cari padanannya di bidang-bidang lain. Masyarakat kita, media massa kita dan perangkat-perangkat sejarah kita lainnya tidak mencari kebenaran, tidak perduli kepada kebaikan, tidak punya kepentingan terhadap mutu kehidupan. Orang bilang siapa menanam, ia mengetam.

Ketahuilah tidak pasti demikian di Indonesia. Disini yang menanam belum tentu mengetam, dan sangat banyak yang tidak ikut menanam malah pesta pora mengetam dan panen. Kata orang hidup seperti roda, kadang kita di atas kadang di bawah. Ketahuilah, kuatkan hatimu, tidak pasti demikian di Indonesia. Anda bisa terus menerus di bawah sampai saat sekarat Anda.

Thứ Bảy, 2 tháng 4, 2011

Jika Manusia Bertemu Dengan Dirinya Sendiri

Salah satu kesulitan terbesar manusia yang juga kekurangannya yang paling jelas adalah manusia sebenarnya sedang menggambarkan dirinya sendiri ketika dia mengira bahwa dia sedang menggambarkan orang lain. Dia sedang menggambarkan perasaan atau keyakinannya sendiri, padahal yang mungkin ingin kita ketahui adalah sesuatu mengenai orang itu atau sesuatu yang tengah digambarkan.

Jika dia berkata : "Ajaran ini mulia," yang dimaksudnya adalah "Tampaknya ini cocok untukku". Padahal kita mungkin ingin mengetahui sesuatu mengenai ajaran itu, bukan bagaimana dia mengira ajaran itu mempengaruhinya. Sebagian orang berkata : "Tapi sesuatu dapat benar-benar diketahui melalui pengaruhnya. Mengapa tidak mengamati pengaruhnya terhadap seseorang?"

Kebanyakan orang tidak tahu bahwa pengaruh dari, misalnya, cahaya matahari pada pepohonan tidak harus tahu sifat orang yang menerimanya. Orang biasa tidak mengetahui ini, yang dapat diketahuinya hanyalah apa yang dikira orang lain sebagai pengaruhnya terhadap dirinya sendiri, padahal dia tidak punya gambaran logis tentang apakah "dirinya sendiri" itu. Karena pengamat luar mengetahui lebih sedikit lagi dari orang yang menggambarkan dirinya sendiri, tinggallah kita menerima bukti yang benar-benar tidak berguna. Kita tidak punya saksi yang bisa dipercaya.

Ingatlah bahwa sementara keadaan semacam ini akan terus berlangsung, biasanya akan ada orang yang mengatakan : "Ini mengagumkan," sama banyaknya dengan yang mengatakan, "Ini menggelikan," yang sesungguhnya berarti "Ini tampak menggelikan bagiku." dan :Ini mengagumkan" berarti "Ini tampak mengagumkan bagiku."

Apakah Anda senang menjadi seperti itu? Banyak orang senang, sementara mereka dengan penuh semangat berpura-pura mengatakan sebaliknya. Apakah Anda ingin menguji apa yang benar-benar menggelikan atau mengagumkan, atau yang ada di antara keduanya? Anda dapat melakukannya, tetapi tidak jika Anda beranggapan bahwa Anda dapat melakukannya tanpa menjalankannya sama sekali, atau tanpa latihan, sementara Anda benar-benar tidak yakin seperti apakah Anda itu dan apakah Anda menyukai atau tidak menyukai sesuatu.

Jika Anda telah menemukan diri anda sendiri, anda dapat memiliki pengetahuan. Sebelum itu, anda hanya bisa punya pendapat. Pendapat didasarkan pada kebiasaan dan apa yang anda anggap sebagai sesuatu yang menyenangkan bagi anda. Kajian mengenai jalan itu menuntut penemuan diri secara terus-menerus. Anda belum menemukan diri anda sendiri. Sementara itu, satu-satunya manfaat menemukan orang lain adalah bahwa salah satu dari mereka mungkin akan menunjukkan kepada anda diri anda yang sebenarnya.

Sebelum itu, anda mungkin membayangkan bahwa anda telah menemukan diri anda sendiri berkali-kali. Padahal, yang sebenarnya adalah ketika anda benar-benar menemukan diri anda sendiri, anda sampai pada karunia yang kekal dan warisan pengetahuan yang merupakan pengalaman yang tiada taranya di atas bumi ini.

Thứ Sáu, 1 tháng 4, 2011

Hantu Empat Huruf

Kalau orang makin kaya, ia makin butuh perdamaian. Negarapun demikian, sebuah lembaga di Negeri Belanda bikin riset untuk mengetahui tema apa yang populer dalam kehidupan anak-anak muda disana. Hasilnya: pertama, perdamaian. Kedua, hak asasi manusia. Ketiga, keadilan sosial. Keempat, sport dan musik. Dan seterusnya.

aids maskolis


Jadi, orang-orang Negeri Utara makin ngeri menyaksikan orang-orang Negeri Selatan semakin ‘metu sungune’. Penduduk Eropa dan Amerika makin banyak yang takut perang. Demonstrasi Anti Nuklir selalu melimpah dimana-mana. Di Den Haag (the Hague), ibukota Belanda, dibangun lorong bawah tanah di bawah kota tersebut yang bisa menampung sekitar 3000 manusia untuk berlindung kalau-kalau mendadak terjadi perang nuklir. Tetapi, dua tahun terakhir ini, isu bergeser. Mereka tak lagi terlalu ngeri pada nuklir, karena ada musuh baru yang lebiih mengguncang hati. Yakni hantu empat huruf: A, I, D, dan S.

Perang Nuklir hanya akan terjadi oleh sebab-sebab politis yang besar, tetapi Aids bisa menyerbu tubuh Anda sekarang juga tanpa menunggu orang lain mengalami nasib yang sama. Adapaun hantu kita disini ialah kehilangan jabatan, kehilangan pekerjaan, dan kehilangan harapan. Perang kita tidak begitu takut. Orang dalam penjara justru mengharap ada perang, supaya dinding dapat jebol dan mungkin ada harapan baru.

Soal Aids, kita santai. Kita bukan ayam horn yang manja dan bertubuh steril. Banyak dari kita masih siap minum air mentah dari sumur atau makan soto yang tidak higienis. Kita relatif cukup kebal.

Labels

Adult English affiliate Ảnh ẢNH FACEBOOK ẢNH HÀI ẢNH HOA ĐẸP ẢNH LÃNG MẠN ẢNH NGƯỜI MẪU ÁO DÀI Art + Design ẨM THỰC bag Bé tô màu BIKINI BLOGGER books Búp bê C CAPTCHA Cắm hoa Cắt may Chơi mà học CHUYỆN CỦA SAO Chuyện Lạ clip hot Coloring - Tô màu CUỘC SỐNG Doll domain DU LỊCH Đ Đan len Đất nặn cho bé Điện thoại - Tablet E Funny G GAME Gấp giấy Gấp hộp Gấp khăn - Trang trí món ăn Giầy - Dép Gifts Giới Tính GIỚI TRẺ NGÀY NAY Gói quà - gấp nơ Google GOOGLE ADSENSE FULL guest post H Hand made hat hiteach HOA HẬU HỌC TẬP home and garden hosting HOT GIRL INTERNET INTERNET PAYMENT Iseng joomla jQuery Kết hạt KHỎE & ĐẸP KIẾM TIỀN Kinh Nghiệm L LÀM ĐẸP Làm đồ chơi làm đồ chơi từ gỗ Làm hoa giấy Làm hoa vải Làm thiệp LƯU BÚT HỌC TRÒ M Magazine making flowers Mẫu móc MẸO HAY MMO MODEL N Nail art Nến trang trí Nghệ thuật NGƯỜI ĐẸP VÀ XE Nhà đẹp O Origrami Ôtô - xe máy P Painting - Vẽ Patchwork PHẦN MỀM Play and learn for baby plugin Q R recycling S Sách tiếng anh cho bé Sành điệu Sao SAO NGOẠI SAO ONLINE SAO VIỆT SEO SEO FULL slider STYLE T TÂM SỰ template Tết dây THẾ GIỚI NGƯỜI MẪU THẾ GIỚI THỨ 3 THỂ THAO Thêu THƠ TÌNH THỦ THUẬT THÚ VUI Thư giãn TIỂU THUYẾT TÌNH CẢM TIN HOT Tin Vip tips Tóc đẹp traffic TRANG ĐIỂM Trang trí Tri thức TRUYỆN NGẮN truyện quê Túi xinh tutorial blog VĂN PHÒNG vuivui808 weaving website WEDDING wordpress